Misteri Kematian Johannes Marliem, Saksi Kunci Korupsi e-KTP di AS

instagram
Johannes Merliem, saksi kunci e-KTP tewas di AS

Johannes Marliem pengusaha sukses di Amerika Serikat


Sejak semalam, media Tanah Air dan Amerika Serikat dihebohkan dengan kematian saksi kunci kasus korupsi e-KTP, Johannes Marliem.

Hingga saat ini belum jelas apa penyebab pasti tewasnya Marliem. Beberapa pihak menyatakan bahwa ia bunuh diri, seperti yang dilansir Kontan. Namun, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian Los Angeles mau pun KPK.

“Iya, kami menerima informasi tersebut,” kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah seperti dilansir Detik.com. Namun ia juga belum bisa memastikan penyebab kematian saksi kunci e-KTP tersebut.

Seperti diketahui, Marliem adalah penyedia produk Automated Finger Print Identification Sistem (AFIS) mereka L-1 yang digunakan untuk proyek e-KTP.

Marliem sendiri terbilang pengusaha yang cukup sukses di Amerika Serikat. Ia memiliki perusahaan marketing bernama Marliem Consulting yang berbasis di Minneapollis, Minnesota sejak tahun 2006.

Disebutkan bahwa perusahaannya memiliki tujuan untuk membuka pintu bagi perusahaan AS untuk menjual produk dan layanan di Indonesia.

Ia menyebutkan memiliki nilai kontrak US$600 juta dengan sebuah perusahaan pembuat sistem identifikasi biometrik untuk digunakan di Indonesia, seperti dilansir CNN.

Dilansir CBS, sebelum tewas, sempat terjadi drama penyanderaan dan pengepungan oleh kepolisian Los Angeles (LAPD) di area kediaman Marliem di Beverly Grove. Bahkan dikabarkan dirinya sempat menyandera anak dan istrinya, sebelum akhirnya dibebaskan.

Ketika polisi memasuki rumah tersebut, Marliem dilaporkan telah tewas. Sempat terdengar tembakan beberapa kali di dalam rumah.




loading...

OTHER STORIES

LOAD MORE